Jumat, 11 Mei 2012

Bawang Merah Penyerap Kuman

Bawang Merah atau shallot atau Allium cepa L ternyata selain nikmat dijadikan bumbu masak atau taburan sebagai bawang goreng, ternyata khasiatnya luar biasa loh…ga kalah sama sahabatnya si bawang putih
Beberapa minggu yang lalu saya dapat email dari tante saya, yang menceritakan manfaat luar biasa dari umbi kecil ini, dan waktu saya coba sendiri…ehh berhasil loh..makanya saya jadi semangat mau sharing juga disini, moga-moga aja bisa bermanfaat monggo diteruskan bacanya Ceritanya satu atau dua bulan yang lalu, waktu cuaca lagi kurang bersahabat alias panas, ujan, angin datang silih berganti….kondisi anak-anak mulai ngedrop, walaupun tiap hari tetap saya jejelin vitamin dan makanan sehat tapi pengaruh cuaca ternyata kuat juga, apalagi kegiatan anak-anak saya memang lumayan padat…jadilah batuk, pilek dan demam ringan mulai menyerang memang sih masih gejala flu..tapi kalo keterusan kan..gawat juga…
Bagusnya disaat seperti itu, dateng email dari tante saya yang cerita tentang khasiat bawang merah yang bisa menyerap kuman atau bakteri penyakit…eehhh?? masa sih??….tadinya saya ga percaya, tapi karena ga tahan lihat anak-anak yang mulai sengsara…akhirnya saya coba aja..kalo berhasil Alhamdulillah…kalo enggak ya terpaksa deh minum obat hiks



Jadilah malam itu setelah anak-anak mulai tidur, saya letakan segerombol bawang merah yang udah dikupas di mangkok kecil di pojok kamar anak-anak…emang agak bau sih..yaahh namanya juga bawang merah…yaa pasti bau lah hehe…tapi karena idung anak-anak lagi ga normal alias bumpet ;p mereka ga protes soalnya baunya ga terasa besoknya sebelum mereka bangun, saya udah angkat tuh mangkok bawang…jadi pas mereka bangun, udah ga ada sisa-sisa bau bawang yang semerbak hehhe…hal itu saya lakukan 3 hari berturut-turut..dan hasilnya…voila! flu anak-anak perlahan menghilang, perubahannya memang ga cepat…tapi tanpa terasa anak-anak mulai agak enakan dan pelan-pelan batuk dan pileknya mulai ilang
Heibat kan! bawang kecil gitu tapi koq khasiatnya gedee banget! hehe tapi kayaknya dasar saya yang emang kurang info…kalo menurut cerita di email tante saya…khasiat bawang merah ini memang sudah terbukti sejak tahun 1919, waktu itu wabah flu sudah  membunuh 40 juta orang,  terus ada seorang dokter yang mengunjungi daerah tersebut.
Dari banyaknya keluarga yang jadi korban, Dokter ini bertemu dengan satu keluarga petani, dan yang mengejutkannya, ternyata semua orang di keluarga itu sangat sehat. Ketika dokter bertanya apa yang dilakukan petani untuk menjaga keluarga tetap sehat, istri petani menjawab bahwa ia telah menaruh bawang merah yang telah dikupas dalam sebuah piring pada setiap kamar di rumah itu.
Karena Dokter itu ga percaya, maka dibawanya salah satu dari bawang merah itu lalu melihatnya di bawah mikroskop. Dan ternyata dokter itu  menemukan virus flu di bawang merah itu. Artinya bawang merah ini jelas menyerap bakteri, oleh karena itu, menjaga keluarga ini tetap sehat.
Ada lagi yang menarik, di Oregon ada artikel yang mengatakan untuk meletakkan bawang merah yang sudah  dipotong kedua ujung sebuah bawang merah, letakkan salah satu ujungnya pada sebuah garpu dan kemudian tempatkan ujung garpu pada sebuah stoples kosong dan letakkan stoples itu di sebelah pasien yang sakit pnemonia pada waktu malam hari. Dikatakan bahwa bawang merah akan menjadi hitam di pagi hari karena kuman2..sementara  bawang merah itu kelihatan jelek, si sakit  mulai merasa lebih baik.
Hal lain dalam  artikel itu juga bercerita bahwa bawang merah dan bawang putih yang ditempatkan di sekitar ruangan dapat menyelamatkan banyak orang dari wabah hitam atau penyakit yang tak terlihat.  Terbukti sudah bahwa Bawang merah dan bawang putih mempunyai kekuatan antibakteri, dan berkhasiat sebagai antiseptik, juga diuretik serta berkhasiat untuk menurunkan kadar gula darah bagi penderita diabetes.
Ga heran kalo dulu eyang saya sering ngerokin atau balurin anak dan cucunya yang masuk angin pake bawang merah
Bagi penderita  Kencing manis atau dibetes, mungkin bisa mencoba resep ini..Bawang merah (4 g),  buncis (15g), Daun salam 5 lembar, semua diiris halus lalu rebu dalam air 120ml, sisakan hingga tinggal 100ml, lalu diminum 1 x sehari


Tapi ada beberapa yang patut kita waspadai dari bawang merah mentah yang sudah terkupas. Bawang merah adalah sebuah magnet besar untuk bakteri, terutama bawang mentah. Jangan pernah menyimpan irisan bawang merah. Karena tindakan ini sangat tidak aman bahkan jika kita menyimpannya di plastik  zip-lock dan memasukkannya ke dalam kulkas.
Bawang merah sudah cukup terkontaminasi hanya dengan dipotong dan dibiarkan terbuka untuk sebentar saja, tentu saja hal itu sangat membahayakan, kita patut waspada jika mau membeli burger atau hotdog, sebaiknya tidak usah memasukkan bawang merah mentah sebagai pilihan topingnya.
Bagi yang suka salad, waspadai juga bawang merah dan kentang basah dalam salad kentang, akan menarik dan menumbuhkan bakteri jahat lebih cepat daripada mayones yang rusak.
Bagi para penyayang anjing….jangan masukkan bawang merah di dalam makanannya yaa…soalnya erut anjing ga bisa mengolah bawang merah.
Harap diingat juga, sangat berbahaya mengiris bawang merah untuk digunakan masak pada hari berikutnya, soalnya bawang merah itu sudah sangat beracun.  Karena satu malam sudah cukup untuk  menciptakan bakteri beracun yang bisa menyebabkan infeksi lambung yang buruk dikarenakan kelebihan sekresi empedu atau bahkan keracunan makanan.
Jadi…mulai sekarang hati-hati ya kalo mau masak pake bawang merah, sebaiknya dikupas n diiris kalau pas mau dimasak aja…ga papa deh repot dikit, tapi keluarga kita tetap sehat kan..
big tx to tante Ida n tante Ellen for this inspiration ^_^

Tidak ada komentar: